Jakarta – Pertarungan sengit bakal tersaji dalam gelaran UFC 330 ketika juara kelas welterweight Islam Makhachev berhadapan dengan penantang peringkat teratas Ian Machado Garry. Duel ini menjadi salah satu pertarungan yang paling dinantikan karena mempertemukan dua petarung dengan karakter dan gaya bertarung yang berbeda.
UFC secara resmi menempatkan Makhachev vs Machado Garry sebagai laga utama UFC 330 yang akan berlangsung di Philadelphia pada Sabtu, 15 Agustus 2026 waktu setempat. Pertarungan tersebut menjadi kesempatan bagi Makhachev untuk mempertahankan sabuk kelas welterweight miliknya.
Duel ini menarik perhatian karena pertanyaan besar muncul menjelang pertandingan: apakah Makhachev dan Garry akan saling adu striking, atau justru pertarungan bakal lebih banyak berlangsung di area grappling?
Makhachev Punya Keunggulan di Grappling
Islam Makhachev dikenal sebagai salah satu petarung paling berbahaya dalam urusan wrestling dan grappling. Kemampuannya menjatuhkan lawan, mengontrol posisi, hingga mencari peluang submission menjadi senjata utama yang membuat banyak lawan kesulitan mengembangkan permainan.
Dalam pertarungan melawan Garry, kemampuan tersebut diprediksi kembali menjadi faktor penting. Makhachev kemungkinan akan berusaha memperpendek jarak dan membawa pertarungan ke bawah apabila situasi striking tidak menguntungkan baginya.
Strategi tersebut juga masuk akal mengingat Garry memiliki postur yang lebih tinggi dan gaya striking yang mampu menjaga jarak. Jika Makhachev berhasil mendapatkan takedown secara konsisten, pertandingan bisa berubah menjadi pertarungan kontrol di atas matras.
Namun, membawa Garry ke pertarungan jarak dekat tentu bukan perkara mudah.
Ian Machado Garry Siap Manfaatkan Jarak
Ian Machado Garry datang sebagai penantang peringkat pertama kelas welterweight. Rekor profesionalnya tercatat 17 kemenangan dan satu kekalahan, dengan tujuh kemenangan melalui knockout serta satu kemenangan lewat submission menurut data UFC.
Garry memiliki kemampuan striking yang menjadi salah satu senjata utamanya. Dengan jangkauan dan postur yang mendukung permainan jarak jauh, petarung asal Irlandia tersebut berpotensi membuat Makhachev kesulitan mendapatkan momentum untuk melakukan takedown.
Garry juga memiliki kemampuan membaca situasi pertarungan. Ia bisa menggunakan jab, tendangan, serta pergerakan kaki untuk menjaga Makhachev tetap berada di luar jarak serangan.
Jika mampu mempertahankan pertarungan dalam posisi berdiri, peluang Garry untuk memberikan tekanan kepada Makhachev tentu semakin terbuka.
Adu Striking Bisa Menjadi Kunci
Salah satu skenario menarik yang mungkin terjadi adalah kedua petarung memilih menguji kemampuan striking masing-masing pada awal pertandingan.
Makhachev tentu memiliki pengalaman striking yang semakin berkembang sepanjang kariernya. Namun, menghadapi petarung dengan karakter seperti Garry dapat menjadi tantangan berbeda.
Garry kemungkinan akan mencoba memanfaatkan keunggulan jarak dengan tidak terburu-buru masuk ke pertukaran pukulan jarak dekat. Sebaliknya, Makhachev perlu mencari celah agar dapat masuk ke area clinch dan melanjutkannya dengan takedown.
Pertarungan ini pun bisa berubah cepat. Satu kesalahan kecil dalam posisi kaki atau timing dapat memberikan kesempatan bagi lawan untuk melakukan serangan balik.
Jika Masuk Grappling, Makhachev Lebih Diunggulkan
Skenario lainnya adalah Makhachev berhasil membawa pertarungan ke bawah. Jika hal tersebut terjadi, pertandingan berpotensi berubah menjadi ujian besar bagi kemampuan pertahanan Garry.
Makhachev memiliki kemampuan kontrol yang sangat kuat. Ia dapat menggunakan tekanan tubuh, kontrol posisi dan transisi untuk membuat lawan sulit bangkit.
Karena itu, Garry harus memiliki pertahanan takedown yang solid sekaligus kemampuan untuk kembali berdiri dengan cepat apabila berhasil dijatuhkan.
Sebaliknya, Makhachev tidak boleh terlalu terbuka ketika mencoba melakukan takedown. Garry tetap memiliki kemampuan menyerang yang dapat membuat kesalahan kecil menjadi sangat mahal.
Pertarungan Penting bagi Kedua Petarung
Bagi Makhachev, kemenangan akan semakin memperkuat statusnya sebagai salah satu petarung elite UFC. Setelah sebelumnya mendominasi kelas lightweight, ia kini memiliki tantangan besar di kelas welterweight.
Sementara itu, bagi Garry, pertarungan ini merupakan kesempatan besar untuk merebut sabuk juara. Kemenangan atas Makhachev akan menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam kariernya sekaligus mengantarkannya menjadi juara UFC.
UFC sendiri memastikan laga utama UFC 330 berlangsung di Philadelphia dan menampilkan Makhachev menghadapi Machado Garry dalam perebutan gelar kelas welterweight.
Dengan gaya bertarung yang berbeda, pertarungan ini berpotensi menjadi duel strategi. Garry akan berusaha menjaga jarak dan memaksimalkan striking, sementara Makhachev kemungkinan mencari kesempatan untuk membawa pertandingan ke grappling.
Pada akhirnya, siapa yang mampu memaksakan gaya bertarungnya berpeluang besar keluar sebagai pemenang. Apakah pertarungan akan menjadi adu striking selama lima ronde, atau Makhachev kembali menunjukkan dominasi grappling-nya?
Jawabannya akan ditentukan di Octagon UFC 330.

